Beruntunglah mereka yang dapat berpuasa selama bulan Ramadhan, karena puasa itu bukan saja dapat membersihkan ruhani manusia, tapi juga akan membersihkan jasmani manusia itu sendiri, puasa sebagai alat penyembuh yang baik. Semua alat pada tubuh kita senantiasa digunakan, boleh dikatakan alat-alat itu tidak pernah istirahat selama 24 jam. Alhamdulillah dengan berpuasa kita dapat mengistirahatkan alat pencernaan lebih kurang selama 12 jam setiap harinya. Oleh karena itu dengan berpuasa, organ dalam tubuh kita dapat bekerja dengan lebih teratur dan efektif.

Perlu diingat, ibadah puasa Ramadhan akan membawa faedah bagi kesehatan ruhani dan jasmani kita apabila dilaksanakan sesuai dengan panduan yang telah ditetapkan, jika tidak, maka hasilnya tidak seberapa malah mungkin ibadah puasa kita sia-sia belaka.

Allah SWT berfirman “Makan dan minumlah kamu dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf:31)

Nabi SAW juga bersabda “Kita ini adalah kaum yang makan apabila merasakan lapar, dan makan dengan secukupnya (tidak kenyang).”

Tubuh kita memerlukan makanan yang bergizi sesuai keperluan tubuh kita. Jika kita makan berlebih-lebihan sudah tentu ia akan membawa mudarat kepada kesehatan kita. Bisa menyebabkan badan menjadi gemuk, efek lainnya adalah mengakibatkan sakit jantung, darah tinggi, penyakit kencing manis, dan berbagai penyakit lainnya. Dengan demikian maka puasa bisa dijadikan sebagai media diet yang paling ampuh dan praktis.

Puasa tidak diwajibkan sepanjang tahun, juga tidak dalam waktu yang sebentar melainkan pada hari-hari yang terbatas, yaitu hari-hari bulan Ramadan, dari mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Karena, jika puasa diwajibkan secara terus menerus sepanjang tahun atau sehari semalam tanpa henti, tentu akan memberatkan. Begitu juga jika hanya untuk waktu separuh hari, tentu tak akan memiliki pengaruh apa-apa, akan tetapi puasa diwajibkan untuk waktu sepanjang hari mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam, dan dalam hari-hari yang telah ditentukan.

Selain keringanan dalam masalah waktu, Allah juga membuktikan kasih sayang-Nya kepada hamba dengan memberikan keringanan-keringanan yang lain, di antaranya kepada: orang sakit (yang membahayakan dirinya jika berpuasa) dan orang yang menempuh perjalanan jauh (yang memberatkan dirinya jika melaksanakan puasa) diperbolehkan untuk berbuka dan menggantinya pada hari yang lain, sesuai dengan jumlah puasa yang ia tinggalkan.

Banyak hikmah yang kita dapatkan dengan berpuasa di bulan Ramadhan. Berikut adalah hikmah-hikmah berpuasa di bulan Ramadhan.

  1. Mendidik umat mu’minin supaya mempunyai perilaku yang luhur dan dapat mengontrol seluruh nafsu dalam keinginan manusia biasa.
  2. Mendidik jiwa agar terbiasa dan dapat menguasai diri, sehingga mudah menjalankan semua kebaikan dan meninggalkan semua larangan.
  3. Membiasakan orang-orang agar berlaku sabar dan tahan uji.
  4. Mendidik jiwa agar dapat memegang amanah sebaik baiknya, karena orang yang berpuasa sudah teruji menahan tidak makan dan tidak minum serta hal-hal yang membatalkannya.
  5. Untuk mendidik manusia agar tidak mudah terpengaruh dalam kemaksiatan karena sudah teruji menahan nafsu yang menjerumuskan le lembah maksiat.
  6. Dari segi kesehatan, banyak para ahli kesehatan mengatakan bahwa Puasa akan membuat badan kita menjadi sehat, terutama bagi yang menjalankan diet, maka dengan berpuasa akan lebih baik dietnya.
  7. Untuk menambah rasa syukur kepada Allah SWT atas Rahmat dan Karunia yang telah diberikan kepada kita.
  8. Menanamkan rasa cinta kasih sesama manusia, terutama terhadap orang-orang miskin dan menderita kelaparan. Dengan berpuasa, kita dapat merasakan nasib orang-orang miskin yang sengsara dan kelaparan sehingga kita memiliki rasa cinta kasih terhadap sesama dan lebih bersyukur kepada Allah SWT. Demikianlah beberapa hikmah Puasa, semoga dengan Puasa Ramadhan yang akan kita laksanakan, akan menambah keimanan kita kepada Allah SWT.